LNG sebagai Bahan Bakar Kendaraan yang lebih Kompetitif dan Ramah Lingkungan

 

habibierazak

Satu dekade ini sudah banyak negara secara agresif memilih LNG sebagai sumber energi yang ramah lingkungan karena kadar emisi 85% bisa dikurangi dibandingkan dengan menggunakan batubara dan minyak bumi. Negara-negara maju dan berkembang seperti China, Malaysia termasuk Indonesia sudah meng-explore dan mengembangkan gas alam mereka untuk menghasilkan LNG di dalam melayani kebutuhan energi di Asia dan seluruh dunia.

Liquified Natural Gas (LNG) untuk energi bukan hanya digunakan untuk pembangkit listrik turbin gas, cooking and heating untuk industri dan rumah tangga tapi juga sudah banyak digunakan pada aplikasi bahan bakar pengganti diesel di negara seperti China dan Jepang. Sekarang ini di Indonesia harga LNG di kisaran USD 14 – 18 per MMBTU sedangkan harga diesel tak bersubsidi adalah USD 28 – 30 per MMBTU. Jadi harga LNG hanya 50% dari diesel. Ini adalah pertanda LNG lebih kompetitif dari minyak bumi.
Apa itu LNG? LNG adalah gas alam yang didinginkan ke suhu -162 derajat celcius untuk kemudahan transportasi gas jarak jauh di mana gas dikondensasi menjadi cair dengan volume menjadi 600 kali lebih kecil dari volume gas alam (1/600 volume gas alam). LNG menjadi bahan bakar alternatif bukan hanya karena ramah lingkungan tapi harga LNG di pasar dunia menjadi lebih murah dari harga diesel.

Sebagai perbandingan di China harga diesel tak bersubsidi adalah USD 1.256/liter atau setara Rp. 11.900/liter sedangkan harga LNG adalah USD 0.752/Nm3 atau sekitar 14 USD/MMBTU atau Rp. 7.100 per Nm3. Konsumsi diesel per hari per truk atau bis adalah 26 liter/Km sehingga biaya bahan bakar diesel adalah USD 179.68 per hari atau setara Rp. 1.700.000 per hari. Dengan menggunakan mixed fuel system 30% diesel dan 70% LNG maka 7.8 liter diesel/22.75 Nm3 LNG pada jarak 100 Km biaya bahan bakarnya hanya USD 148 atau Rp. 1.406.000 per hari. Jadi untuk 1 truk atau bus LNG per hari per 100 Km bisa lebih efisien Rp. 300.000,-

Penghematan biaya per Tahun per 1 unit kendaraan adalah Rp. 300.000,- x 300 hari = Rp. 91.200.000. Pembelian satu unit inverter mesin diesel ke LNG adalah Rp. 106.400.000 sehingga periode pengembalian (payback period) adalah 1,2 tahun. Sekarang pertanyaannya adalah berapa jumlah truk dan bus berbahan bakar diesel di Indonesia dikalikan dengan penghematan Rp. 300.000 per unit? Menurut sumber kementerian perhubungan (2010) jumlah truk dan bis sampai Tahun 2009 adalah 4,2 juta unit truk dan 6,2 juta unit bis, totalnya adalah 10,4 juta unit sehingga dapat dihitung total penghematan dengan menggunakan bahan bakar LNG adalah lebih dari Rp. 3 Trilyun per hari dengan asumsi semua truk dan bis beroperasi dalam 1 hari itu.

LNG Plant di China

LNG Plant di China

Untuk pembelian dan pembangunan (capital expenditure-CAPEX) fasilitas stasiun pengisian LNG (di luar tanah) untuk 200 bis/truk adalah sekitar USD 1,2 Juta atau Rp. 11,68 Milliar. Biaya operasional dan pemeliharaan sekitar 10% dari CAPEX. Apabila kita melanjutkan perhitungan lagi ke periode pengembalian maka kurang dari 2 Tahun investasi kembali modal. Begitu pun dengan membangun LNG Plant di China dan Indonesia rata-rata periode pengembalian adalah kurang dari 3 Tahun.

Di China ada sekitar 23 pabrik mini LNG dibangun semuanya untuk melayani kebutuhan pasar domestik China yang terkenal sebagai negara daratan. LNG ditransportasi dengan menggunakan LNG truck dari propinsi satu ke propinsi lain dari kota yang satu ke kota yang lain. Bagaimana dengan Indonesia? Kita kaya akan gas alam dari Sabang sampai Merauke sudah saatnya pemerintah mendorong industri LNG menjadi lebih maju dan memastikan gas alam kita diutilisasi untuk kebutuhan domestik yang dicanangkan melalui strategi kebijakan energi nasional.

*) Penulis adalah Praktisi Mining, Oil & Gas, seorang aktifis PII, Wakil Ketua Bidang Energi dan Kelistrikan, seorang Insinyur Profesional Madya dan teregistrasi ASEAN Engineer.

6 thoughts on “LNG sebagai Bahan Bakar Kendaraan yang lebih Kompetitif dan Ramah Lingkungan

  1. Alina

    Someone essentially lend a hand to make severely articles I would state.

    That is the very first time I frequented your website page and to this
    point? I amazed with the research you made to make this
    actual publish extraordinary. Magnificent activity!

    Reply
  2. Poppy

    Thanks for one’s marvelous posting! I certainly enjoyed reading it, you could
    be a great author.I will make certain to bookmark your blog and will
    come back down the road. I want to encourage you to continue your great writing, have a nice weekend!

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.