Sesi Kuliah Umum Tantangan Keinsinyuran Unlam, 19 Februari 2022

Penyelenggara PSPPI Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) hari ini menyelenggarakan online session Peresmian Mahasiswa/i Baru dan Kuliah Umum Program Studi Pendidikan Profesi Insinyur Universitas Lambung Mangkurat Semester Genap TA 2021/2022.

Sesi kuliah umum dibuka langsung pihak Fakultas Teknik Unlam Prof. Ir. Meilana yang kemudian kegiatan dimoderasi oleh Ir. Darmansyah Tjitradi, MT., IPU menghadirkan pembicara dari Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Ir. Habibie Razak, IPU., APEC Eng., ACPE – Direktur Eksekutif PII dengan tema “Tantangan Keinsinyuran Indonesia”.

Dalam paparannya, Ir. Habibie membuka sesi ini dengan menceritakan sejarah runtuhnya Jembatan Quebec di Canada yang menewaskan 75 pekerja mayoritas karena kejatuhan struktur baja jembatan dan sebagian lagi meninggal karena tenggelam. Belajar dari kisah ini membuktikan bahwa proyek konstruksi ini tidak dikerjakan secara profesional karena melibatkan penanggung jawab keinsinyuran yang memiliki kode etik profesi dan kemampuan teknis keinsinyuran yang mumpuni.

Habibie Razak yang juga adalah Indonesia Country Director suatu perusahaan konsultan global terkemuka menyebutkan bahwa ada 3 tantangan keinsinyuran di Indonesia dan dunia saat ini antara lain: digitalization and automation transformation, energy transition dan resilient infrastructure menghadapi climate change. Ketiga hal ini menjadi 3 fokus utama di dalam pengembangan kompetensi keinsinyuran untuk bisa bersaing di tingkat nasional maupun global.

Habibie juga di sesi tanya jawab menyampaikan betapa pentingnya program sertifikasi Insinyur Profesional sesuai amanah UU 11/2014. Mengapa harus Insinyur Profesional? Ini tidak lain untuk menjaga kualitas layanan Insinyur dan dalam rangka memberikan perlindungan kepada pengguna dan pemanfaat keinsinyuran yang termasuk di dalamnya masyarakat umum. Insinyur Profesional dituntut untuk selalu bekerja sesuai bidang keahliannya dan dapat mempertanggungjawabkan hasil kerjanya.

Sesi kuliah umum ini dhadiri oleh setidaknya 70 mahasiswa baru Program Studi Program Profesi Insinyur untuk Semester Genap TA 2021/2022.  

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.