Universitas Muhammadiyah Makassar Mendorong Pemenuhan Insinyur Profesional Indonesia, Makassar, 6 April 2019

Badan Kejuruan Sipil Persatuan Insinyur Indonesia (BKS PII) kembali menggelar sidang majelis penilai kandidat Insinyur Profesional Madya yang kali ini diselenggarakan di Hotel Claro, Makassar, Sulawesi selatan Tanggal 6 April lalu. Ujian Calon Insinyur Profesional ini diikuti oleh 13 staff tenaga pengajar Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah (Unismuh)Makassar. BKS PII mengutus tiga Majelis Penilai yakni Ir. Wahyu Hendrastomo, MT, Ir. Andi Taufan Marimba, MM., MBA dan Ir. Habibie Razak, MM., ASEAN Eng.

Acara dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Teknik Unismuh Makassar, Ir. Hamzah Al Imran, ST., MT. Dalam sambutannya Ir. Hamzah menyampaikan bahwa saat ini Unismuh Makassar sedang dalam proses penilaian oleh Kementerian Ristek Dikti untuk pendirian Program Profesi Insinyur (PPI) dan mengingat bahwa salah satu syarat utama untuk mendapatkan ijin penyelenggaraan program profesi ini adalah terpenuhinya minimum 7 staff pengajar tersertifikasi Insinyur Profesional Madya. “Kami berharap kegiatan siding MP BKS PII ini bisa sering diadakan di Makassar dan Unismuh tentunya akan menggunakan momen ini untuk terus menambah tenaga pengajar/dosen tersertifikasi IPM” sambut Dekan Teknik Unismuh Makassar ini.

Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) di Makassar dan di Indonesia Timur baru dibuka di 2 universitas setidaknya hingga saat ini yakni Universitas Muslim Indonesia (UMI) sebagai universitas pertama di Indonesia yang melahirkan Insinyur pertama dan berhak dengan gelar ‘Insinyur” di ijazahnya. Universitas kedua, Universitas Hasanuddin yang juga saat ini gencarnya membuka pendaftaran baru melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Di antara kandidat Insinyur Profesional Madya ini Dr. Ir. Rakhim Nanda, MT, Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Makassar, Kepala Program Studi Teknik Keairan Ir, Andi Makbul Syamsuri, ST. MT dan beberapa dosen lainnya. Dr. Rakhim Nanda adalah alumni angkatan pertama Universitas Muhammadiyah Makassar dan merupakan salah satu dari alumni terbaik Fakultas Teknik yang terus mendorong didirikannya PSPPI Unismuh ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *