Seminar Energi Masa Depan Universitas Pamulang, 1 Des 2018

Universitas Pamulang menggelar Seminar Nasional dengan tema Energi Masa Depan yang diselenggarakan di Kampus Universitas Pamulang, Sabtu, 1 Desember lalu. Seminar yang dihadiri setidaknya 1000 peserta ini menghadirkan tiga pembicara antara lain Prof. Masno Ginting – Peneliti Utama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Ir. Habibie Razak, ACPE., ASEAN Eng. – Sekretaris Bidang Gas dan Renewable Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Pusat dan Dr. Rike Yudianti – Peneliti Utama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Seminar sehari ini dibuka oleh Dr. Ir. Dayat Hidayat, MM Rektor Universitas Pamulang dan sebelumnya kata sambutan oleh Drs. Dr (HC) Darsono Pendiri Universitas. Dr. Hidayat dalam sambutannya menyampaikan bahwa Universitas Pamulang memiliki setidaknya 42 Ribu mahasiswa dan merupakan perguruan tinggi yang memiliki jumlah mahasiswa(i) terbanyak di Propinsi Banten. Drs. Darsono mengungkapkan bahwa tema besar seminar ini adalah energi masa depan Indonesia dan ke depan potensi energi terbaharukan akan lebih mendominasi di masa-masa yang akan datang.

Prof. Masno sebagai panelis pertama memaparkan teknologi solar cells yang dikembangkan di dunia saat ini dan program penelitian terkait solar cells yang dilakukan oleh LIPI saat ini. Teknologi solar cells dalam skala kecil sudah bisa diaplikasikan di tingkat rumah tangga seperti solar PV rooftop hingga pada large scale solar PV. Satu yang membedakan adalah apabila itu untuk penggunaan listrik internal rumah tangga sinar, energi cahaya yang diserap oleh modul solar cell bisa langsung menghasilkan energi listrik namun apabila listrik yang dihasilkan dari solar energy untuk dikirim ke grid arus searah (DC) yang dihasilkan tadi harus bisa diinversi dengan inverter menjadi arus bolak balik (AC).

Sementara itu Ir. Habibie Razak dalam paparannya memperkenalkan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) dimulai dari profil organisasi PII, Ketua dan Waketum beserta jajarannya, visi dan misi organisasi, jumlah anggota dan jumlah Insinyur yang tersertifikasi Insinyur Profesional. Habibie menjelaskan kepada peserta bahwa arah kebijakan energi Pemerintah adalah memperbesar porsi renewable energy menjadi 23 persen hingga tahun 2025. Saat ini, Pemerintah sudah mampu mencapai 16 persen porsi renewable energy per November 2018 ini. Beberapa proyek renewable yang lagi digalakkan adalah PLTA, PLTS, PLTB, PLTP dan pembangkit listrik energi terbaharukan lainnya.

Sebutlah PLTB pertama yang sudah dioperasikan di awal tahun 2018 kemarin adalah Sidrap 75 MW Wind Power merupakan icon baru Indonesia bahwa pemerintah kita juga peduli pada preservasi lingkungan dan kepedulian pada efek pemanasan rumah kaca atau global warming. Pemerintah juga akan membangun Pumped Storage Hydropower di beberapa lokasi di Pulau Jawa sebagai jawaban untuk penyediaan listrik yang murah dan handal untuk masyarakat. Sistem hybrid yang sudah sukses diimplementasikan di luar negeri seperti Eropa, US dan Australia diharapkan bisa menjadi rujukan untuk membangun hybrid renewable energy di masa depan. Sebutlah kita memiliki sinar matahari di siang hari yang kemudian potensial untuk membangun PLTS dan pada malam hari kita memiliki angin yang cukup potensial juga membuka kemungkinan membangun PLTB. Sistem Hibrid PLTS di siang hari dan PLTB di malam hari bisa menjadi opsi yang menarik, tentunya ini perlu melalui studi yang komprehensif.

Pembicara ketiga Dr. Rike membuka paparannya dengan memutar video tentang Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), visi mis, tujuan, fasilitas yang dimiliki, jumlah dan jenis peneliti yang ada saat ini. Dr. Rike mengajak peserta yang kebanyakan adalah mahasiswa Unpam ini untuk menjadi peneliti. Seminar ini membuka babakan tanya jawab antara panelis dan peserta dimana masing-masing panelis mendapatkan tiga pertanyaan dari peserta seminar.

Acara ditutup dengan penyerahan plakat dan sertifikat kepada ketiga panelis. Penanya yang terpilih dari tiga penanya lainnya untuk masing-masing panelis juga mendapatkan cinderamata dari panitia. Ketua Panitia seminar ini, Giyanto menyampaikan rasa terima kasih atas kesediaan panelis menghadiri seminar sehari ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *