Ujian Wawancara Badan Kejuruan Sipil PII, 7 Februari 2019

Hari Kamis, 7 Februari 2019 bertempat di kantor sekretariat sementara Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Pusat, Badan Kejuruan Sipil (BKS) PII kembali menyelenggarakan ujian wawancara sebagai syarat untuk mendapatkan gelar Insinyur Profesional Madya (IPM) kepada 6 peserta yang berdomisili di Jakarta, Yogyakakarta, Kalimantan Utara dan Sulawesi Selatan.

Tim penguji terdiri dari Ir. Wahyu Hendrastomo, IPM, Ir. Andi Taufan Marimba, IPM dan Ir. Habibie Razak pada sesi kali ini. Mereka bertiga berasal dari sektor dan subsektor yang berbeda dan memiliki pengalaman berbeda mulai dari pengalaman di sektor PUPR maupun energi dan kelistrikan, proyek pemerintah maupun swasta. Dengan komposisi 3 penguji ini akan memberikan benefit di dalam mengassess atau melalukan verifikasi terhadap pengalaman kandidat dengan beragam pengalaman dan aktifitas keinsinyuran multi-sektoral.

Ir. Wahyu menyampaikan bahwa ujian ini adalah verifikasi dan validasi portfolio pengalaman keinsinyuran kandidat pemegang IPM yang mereka tuliskan di Formulir Aplikasi Insinyur Profesional (FAIP). Apa yang mereka pernah kerjakan dan lalui sebagai praktisi keinsinyuran di lapangan harus mampu diceritakan selama ujian berlangsung. Kandidat diminta untuk memberikan gambaran tentang proyek yang mereka lakukan di papan tulis dan harus mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan dari majelis penilai terkait proyek yang pernah dikerjakan tadi. Kandidat dituntut untuk memberikan detail aktifitas keinsinyuran yang mereka lakukan termasuk putusan-putusan keinsinyuran yang pernah mereka lakukan dalam kapasitasnya sebagai perencana, pengawas atau pun pelaksana pada proyek-proyek yang pernah mereka kerjakan.

Awal tahun 2019 ini Persatuan Insinyur Indonesia sudah menelurkan lebih dari 14 ribu Insinyur Profesional dimulai dari levelĀ  IP Pratama, Madya dan Utama dan lebih dari 30 ribu insinyur tercatat sebagai anggota Persatuan Insinyur Indonesia. Ke depannya calon Insinyur Profesional akan bisa mengisi FAIP tadi secara online melalui platform terintegrasi PII yang diberi nama Sistem Manajemen Informasi Persatuan Insinyur Indonesia (SIMPONI). Ketua Umum terpilih Dr. Ir. Heru Dewanto, IPU memasukkan SIMPONI ini sebagai salah satu program kerja utama di kepengurusan 2018 – 2021 ini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *